Nggak Perlu Ragu Pacaran Sama Sahabat Senawak, ini 4 Keuntungan yang Akan Kamu Dapat Saat Menjalani

pacaran-sama-sahabat pacaran-sama-sahabat

Datangnya cinta nggak ada yang ingat. Dari benci bisa jadi acap, dari tatapan mata bisa jatuh cinta, dari terbiasa juga bisa tumbuh rasa. Kali ini kita akan membahas contoh ketiga; sahabat jadi cinta. Pernah nggak sih kamu jatuh cinta sama sahabat senawak? Keseringan main memunculkan perasaaan yang pertikaian, keinginan memiliki lebih mentok.

Awalnya mungkin kamu menyangsikan rasa itu, lama-kelamaan rasa itu menguat dan nggak bisa terbendung lagi. Untungnya sahabatmu pun merasakan hal yang sebanding. Namun ketika jadian muncul keraguan, bisakah hubungan ini awet? Buat kamu yang sedang ragu, simak ulasan Hipwee Hubungan kali ini. Inilah 4 keuntungan pacaran dengan sahabat sendiri.

1. Pacaran setara sahabat senbatang tubuh itu enak, nggak perlu penyesuaian lagi. PDKT-nya udah kamu jalani sejak suntuk-suntuk hari

Pacaran sama sahabat bikin kamu nggak perlu PDKT lagi. Tentu saja ini sebuah nilai plus dibanding hubungan konvensional. Kamu nggak perlu meyediakan uang pacaran, nggak perlu mikir mau makan di mana, mau main ke mana –kan udah sama-sama maklum. Dariatas sama orang baru yang biasanya membutuhkan masa penjajakan panjang untuk bisa jatuh cinta, mending sama sahabat sendiri yang sudah jelas kenal.

2. Nggak perlu lagi kamu mengenalkan alammu ke pacar. Toh kamu dan dia juga punya teman dan tongkrongan yang sebanding sejak dulu

Dalam pacaran ada fase di mana masing-masing mengenalkan pasangannya ke teman-teman. Tujuannya biar masing-masing maklum pergaulan pasangan. Fase ini mencegah suuzan jika sewaktu-waktu khilaf satunya ada yang hendak main. Pacaran dengan sahabat sendiri nggak membutuhkan fase ini. Buat apa memperkenalkan toh udah biasa main bareng sejak dulu. Yang perlu diperkenalkan adalah status yang sudah Bertukar; dari teman menjadi pacar. Uwuwuwuwuw~

3. Kamu dan dia sudah sepadan-sepadan saling mengenal, nggak perlu lagi deh jaga imej sebagaimana yang sering kamu pernah lakukan dengan mantanmu

Enaknya pacaran sepadan sahabat sendiri itu nggak perlu ribet jaga imej. Kamu dan dia sudah sepadan-sepadan tahu tidak sombong dan buruk, tahu hobi, kedoyanan dan ketidakdoyanan satu sepadan lain. Dengan dia setuju untuk menjalin hubungan pacaran sepadan kamu berarti dia sudah siap untuk menerimamu apa adanya. Kalau nggak ada duit tinggal bilang tanpa harus malu. Kalau lagi jerawatan juga nggak perlu malu berlebihan karena dia sudah tahu kekuranganmu.

4. Kamu dan dia nggak perlu lagi mengenalkan ke orangtua. Mereka sudah tahu gimana dia dan bagaimana kepribadiannya

Salah satu hal yang sering bikin deg-degan orang pdaftarn adalah momen perkenalan ke orangtua. Ada rasa Khawatir orangtua nggak suka dengan pasangan kita. Dalam budaya kita, kalau orangtua nggak kasih restu ke depannya bakal sulit menjalin hubungan. Dengan memilih sahabat sendiri, kamu nggak perlu lagi memperkenalkan ke mama-papa. Buat apa juga, kan udah sering main bareng ke rumah.

Cinta memang sulit ditebak jalan ceriPerkara. Lama mencari pasangan urip eh dapatnya malah teman sendiri. Sebuah momen yang nggak sudah disangka sebelumnya. Bagaimana mungkin sahaja dari terbiasa main bareng lama-lama tumbuh cinta. Namun momentum ini patut dirayakan sebab tergolong langkah yang baik untuk memutus kejomloanmu. Zaman sekarang cari orang baik yang mau menerima apa adanya itu nggak gampang.

Jangan bimbang soal masa depan. Percayakan saja semua cukup cinta. Selama ini hubungan pertemananmu dan dia tidak sombong-tidak sombong saja, semoga pengalaman itu berguna di hubungan cinta yang sekarang.